Google Bukan Tuhan

Tuhan GoogleGoogle bukan Tuhan, ini sebuah kalimat atau ungkapan yang mengingatkan kita bahwa bukan Google lah yang menentukan segalanya, terutama soal rezeki atau penghasilan. Kalimat seruan itu setidaknya dapat menjadi refleksi (renungan) dan bahan evaluasi untuk kita semua agar tidak murtad (Hehe…) atau menggantung hidup dan bahkan kehidupan pada Google. Karena, Google hanyalah sebuah mesin, ciptaan manusia dan bisa kita taklukan.

Dan tidak bermaksud menyinggung para kuli seo, master SEO (Jasa SEO), pelaku atau pedagang di toko online maupun pengguna search engine Google pada umumnya, termasuk para blogger matre yang cinta SEO. Berikut ini adalah doa atau ucapan yang mungkin sering terucap :

  • “Ya, Google… Ayo naikan posisi website saya.. biar banyak pembeli, biar pendapatan saya meningkat,” ujar pemilik toko online.
  • “Wahai Google yang baik, tempatkan posisi situs klien saya, agar kerjaan saya cepat selesai dan saya mendapatkan bayaran agar saya bisa makan,” ujar pekerja Jasa SEO.
  • “Duhai Google yang maha kuasa, ayo dong tempatkanlah blogku ditempat terindah, di posisi 1 atau posisi yang ditentukan para juri. Biar aku bisa menang!” Ujar peserta Kontes SEO.
  • Dll…

Semoga contoh doa atau ungkapan diatas hanyalah fiktif dan tidak pernah benar-benar terucap oleh kita. Semoga!

Yup, artikel ini hanya sebuah refleksi dan renungan untuk saya pribadi dan mungkin juga untuk kita semua. Secara sadar pasti kita akan membenarkan bahwa Google Bukanlah Tuhan! Tapi secara tidak sadar pun kita senantiasa harus tetap mengatakan bahwa Google bukan Tuhan. Google dengan SEOnya, Adsensenya, dan Search Enginya hanyalah mesin dan benda yang dapat kita pelajari, atasi dan ‘taklukan’ sebatas terkait kepentingan dan keperluan kita.

1 Comment
  1. lah iya atuh gan, masa goggle di samakan dengan tuhan. parah bgt tu..semoga aja hanyalah fiktif. Amin.!

Leave a Reply