Themes blog (website) yang baik itu seperti apa dan bagaimana? Apakah semata-mata harus selalu berlabel ‘SEO Friendly’ – Saya mengatakan tidak.Baik itu blog dengan CMS WordPress, Blogspot, Joomla atau CMS sendiri aspek SEO bukan semata-mata menjadikan sebuah themes menjadi yang terbaik, hal ini ketika kita kaitkan dengan berbagai aspek lainnya, termasuk aspek bisnis dan kenyamanan pengunjung.
Kadang, agar SEO menjadi baik dan blog kuat di search engine, banyak yang melupakan aspek estetika. Berlomba agar disukai search engine tapi melupakan kenyamanan pengunjung. Themes berat karena terlalu banyak pernak-pernik, memasang terlalu banyak plugin atau wideget sehingga pengunjung menjadi kesal ketika menunggu loading terlalu lama saat mengunjungi website (blog) tersebut. Selain itu, terlalu banyak melakukan teknik interlink atau semacamnya antar artikel dalam sebuah blog membuat mata menjadi pusing melihatnya. Alhasil secara estetika tampilannya menjadi terganggu dan tidak enak dilihat.
Bagi saya, themes website atau blog terbaik atau yang paling baik itu adalah yang desainnya simpel, ringan dibuka dengan koneksi lemot sekalipun, tidak terlalu banyak aksesoris (widget) yang tidak ada hubungannya dengan kepentingan pengunjung. Asumsi utamanya, themes yang baik adalah yang terlihat baik dimata pengunjung atau pembaca blog tersebut. Kecuali jika sebuah blog atau webiste dibuat dengan tujuan hanya untuk dibaca sendiri oleh sang pemilik blog dan crawl search engine.
Jika sebuah blog dan themes atau templatenya dinilai baik oleh pengujung atau pembaca, dengan warna dan desain yang nyaman dilihat, ukuran huruf yang mudah dibaca, navigasi yang mudah, maka search engine pun akan menyukainya. Terutama Google yang saat ini sedang fokus memberikan hasil pencarian terbaik bagi penggguna mesin pencarinya. Maka jika halaman blog kita bagus dan baik dari sisi tampilan, maka Google pun akan menyukainya.